Web Development & AI
Completed
May 2026
SIZonCu
Platform visualisasi data cuaca dan pemetaan risiko bencana di Kecamatan Medan Labuhan yang memadukan peta interaktif Leaflet.js, grafik analitik, dan panduan mitigasi berbasis web.
sizoncu.view
LIVE
Ringkasan Proyek
Latar belakang dan cakupan sistem
SIZonCu (Sistem Informasi Zona Cuaca) adalah web platform pemantauan cuaca dan mitigasi risiko bencana yang difokuskan untuk wilayah Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan—area pesisir yang kerap menghadapi tantangan banjir rob, angin kencang, hingga cuaca ekstrem.
Sistem ini hadir dengan dua sisi utama: portal publik yang ramah warga untuk memantau status kerawanan wilayah secara visual dan membaca panduan aksi mitigasi, serta dashboard admin bagi operator kebencanaan untuk mengelola data harian, mengimpor dataset via CSV, dan memonitor parameter cuaca secara terpusat. Dengan visualisasi spasial berbasis peta interaktif dan grafik tren cuaca, data meteorologi yang rumit diubah menjadi informasi kesiapsiagaan yang mudah dipahami siapa saja.
Sistem ini hadir dengan dua sisi utama: portal publik yang ramah warga untuk memantau status kerawanan wilayah secara visual dan membaca panduan aksi mitigasi, serta dashboard admin bagi operator kebencanaan untuk mengelola data harian, mengimpor dataset via CSV, dan memonitor parameter cuaca secara terpusat. Dengan visualisasi spasial berbasis peta interaktif dan grafik tren cuaca, data meteorologi yang rumit diubah menjadi informasi kesiapsiagaan yang mudah dipahami siapa saja.
Latar Belakang & Kebutuhan
Kendala operasional dan kebutuhan spesifikasi sistem
Wilayah pesisir seperti Medan Labuhan memiliki dinamika cuaca yang cepat berubah dan rentan terhadap genangan air maupun banjir lokal. Namun, ada beberapa kendala nyata di lapangan:
Data Cuaca Masih Mentah & Terlalu Teknis: Angka curah hujan, kelembapan, atau kecepatan angin sering kali sulit diterjemahkan masyarakat menjadi indikator bahaya nyata.
Ketiadaan Peta Status yang Intuitif: Informasi risiko bencana kerap disebarkan lewat teks statis atau pesan berantai yang kurang jelas cakupan wilayah dan tingkat urgensinya.
Kebutuhan Input Data Cepat bagi Operator: Tim di lapangan butuh sistem yang ringkas untuk memperbarui banyak data prediksi sekaligus tanpa harus memasukkan parameter satu per satu secara manual.
Data Cuaca Masih Mentah & Terlalu Teknis: Angka curah hujan, kelembapan, atau kecepatan angin sering kali sulit diterjemahkan masyarakat menjadi indikator bahaya nyata.
Ketiadaan Peta Status yang Intuitif: Informasi risiko bencana kerap disebarkan lewat teks statis atau pesan berantai yang kurang jelas cakupan wilayah dan tingkat urgensinya.
Kebutuhan Input Data Cepat bagi Operator: Tim di lapangan butuh sistem yang ringkas untuk memperbarui banyak data prediksi sekaligus tanpa harus memasukkan parameter satu per satu secara manual.
Solusi & Desain Sistem
Pendekatan arsitektur dan struktur logika sistem
Mengembangkan aplikasi web yang ringan, cepat diakses, dan fokus pada kejelasan visual melalui pendekatan:
Choropleth Map Dinamis: Memanfaatkan GeoJSON dan Leaflet.js agar poligon batas wilayah Medan Labuhan berubah warna secara otomatis sesuai tingkat risiko (Aman, Waspada, Siaga, Bahaya).
Penyederhanaan Multi-Kategori Risiko: Mengelompokkan prediksi cuaca ke dalam status bencana spesifik (banjir, angin kencang, puting beliung, kekeringan, hingga genangan pesisir) lengkap dengan rekomendasi tindakan darurat dan pemulihan.
Manajemen Data Batch (CSV Importer): Menyediakan alur import data prediksi harian di sisi admin sehingga puluhan parameter cuaca dan rekomendasi dapat diperbarui dalam hitungan detik.
Choropleth Map Dinamis: Memanfaatkan GeoJSON dan Leaflet.js agar poligon batas wilayah Medan Labuhan berubah warna secara otomatis sesuai tingkat risiko (Aman, Waspada, Siaga, Bahaya).
Penyederhanaan Multi-Kategori Risiko: Mengelompokkan prediksi cuaca ke dalam status bencana spesifik (banjir, angin kencang, puting beliung, kekeringan, hingga genangan pesisir) lengkap dengan rekomendasi tindakan darurat dan pemulihan.
Manajemen Data Batch (CSV Importer): Menyediakan alur import data prediksi harian di sisi admin sehingga puluhan parameter cuaca dan rekomendasi dapat diperbarui dalam hitungan detik.
Pendekatan Teknis & Pemilihan Teknologi
Alasan pemilihan teknologi dan alur proses data
Backend & Architecture: Dibangun menggunakan PHP Native terstruktur dengan koneksi database via PDO/MySQLi prepared statements guna mencegah SQL Injection, dipadu mekanisme session management untuk autentikasi admin yang aman.
Spatial & Chart Visualization: Integrasi Leaflet.js untuk me-render data spasial GeoJSON Kota Medan serta Chart.js untuk memvisualisasikan dinamika tren suhu, kelembapan, dan curah hujan harian.
Database Schema Optimization: Merancang skema tabel MySQL (prediksi) dengan unique constraint pada kombinasi (tanggal, kecamatan) untuk mencegah duplikasi data serta menjaga konsistensi rekaman log harian.
Efficient Data Pipeline: Mengimplementasikan parser CSV di sisi server untuk menangani import data batch secara efisien tanpa membebani memori server.
Spatial & Chart Visualization: Integrasi Leaflet.js untuk me-render data spasial GeoJSON Kota Medan serta Chart.js untuk memvisualisasikan dinamika tren suhu, kelembapan, dan curah hujan harian.
Database Schema Optimization: Merancang skema tabel MySQL (prediksi) dengan unique constraint pada kombinasi (tanggal, kecamatan) untuk mencegah duplikasi data serta menjaga konsistensi rekaman log harian.
Efficient Data Pipeline: Mengimplementasikan parser CSV di sisi server untuk menangani import data batch secara efisien tanpa membebani memori server.
Peran & Tanggung Jawab
Tanggung jawab langsung dalam pengembangan modul
Full-stack Web & GIS Development: Membangun landing page publik, halaman peta interaktif, grafik tren, serta dashboard admin dari perancangan arsitektur hingga implementasi kode.
Interactive Map & GeoJSON Implementation: Mengolah dan mengintegrasikan file GeoJSON batas administrasi Kota Medan serta menerapkan styling dinamis berdasarkan status risiko kebencanaan.
Database & Data Pipeline: Merancang struktur database MySQL, logika query data prediksi, serta mekanisme validasi dan parser bulk import CSV.
UI/UX & Responsive Interface: Menerapkan konsep Modern Disaster Monitoring Dashboard yang clean, informatif, dan nyaman digunakan baik di layar desktop maupun smartphone.
Interactive Map & GeoJSON Implementation: Mengolah dan mengintegrasikan file GeoJSON batas administrasi Kota Medan serta menerapkan styling dinamis berdasarkan status risiko kebencanaan.
Database & Data Pipeline: Merancang struktur database MySQL, logika query data prediksi, serta mekanisme validasi dan parser bulk import CSV.
UI/UX & Responsive Interface: Menerapkan konsep Modern Disaster Monitoring Dashboard yang clean, informatif, dan nyaman digunakan baik di layar desktop maupun smartphone.
Hasil & Dampak Proyek
Pencapaian fungsional dan pengujian hasil implementasi
Informasi Risiko Lebih Transparan: Warga dan aparat desa dapat langsung mengetahui level ancaman cuaca harian cukup dengan melihat warna peta wilayah dan indikator status.
Edukasi Mitigasi Otomatis: Setiap perubahan status cuaca langsung menyertakan panduan langkah pencegahan dan tanggap darurat yang relevan untuk masyarakat.
Efisiensi Kerja Operator: Menghemat waktu pembaruan data mitigasi harian berkat fitur import berkas CSV yang menggantikan input manual berulang.
Edukasi Mitigasi Otomatis: Setiap perubahan status cuaca langsung menyertakan panduan langkah pencegahan dan tanggap darurat yang relevan untuk masyarakat.
Efisiensi Kerja Operator: Menghemat waktu pembaruan data mitigasi harian berkat fitur import berkas CSV yang menggantikan input manual berulang.